- Selamat Datang di Garuda Sport Apparel
- Custom Jersey Printing
- Menerima Pemesanan Online Dari Seluruh Wilayah Indonesia
Jenis Pelanggaran Bola Basket yang Sering Terjadi dan Hukumannya
Dalam bola basket, pelanggaran bisa terjadi karena kontak fisik, kesalahan gerak, kesalahan waktu, atau sikap tidak sportif.
Banyak pemain pemula mengira semua pelanggaran basket itu sama. Padahal, dalam aturan basket ada dua kelompok besar yang perlu dibedakan, yaitu violation dan foul.
Keduanya sama-sama membuat permainan dihentikan. Tapi penyebab dan hukumannya bisa berbeda.
Apa Itu Pelanggaran dalam Bola Basket?
Pelanggaran dalam bola basket adalah tindakan pemain atau tim yang melanggar aturan permainan.
Dalam aturan FIBA, pelanggaran bisa berbentuk violation atau foul. Violation biasanya terjadi karena kesalahan aturan tanpa kontak fisik ilegal. Foul biasanya terjadi karena kontak fisik ilegal atau sikap tidak sportif. FIBA menjadi badan yang menetapkan dan menerbitkan aturan resmi basket yang diakui secara internasional.
Agar lebih mudah, pahami bedanya seperti ini:
| Jenis | Penjelasan Singkat | Contoh |
|---|---|---|
| Violation | Kesalahan aturan tanpa kontak ilegal | Traveling, double dribble, 3 seconds |
| Foul | Pelanggaran karena kontak fisik atau sikap tidak sportif | Personal foul, technical foul |
Jenis Violation dalam Bola Basket
Violation adalah pelanggaran aturan yang biasanya tidak melibatkan kontak fisik ilegal.
Hukuman paling umum untuk violation adalah bola diberikan kepada tim lawan melalui throw-in atau lemparan ke dalam dari titik terdekat pelanggaran.
Traveling
Traveling terjadi saat pemain membawa bola sambil melangkah terlalu banyak tanpa dribbling.
Ini salah satu pelanggaran paling sering terjadi, terutama pada pemain pemula.
Contohnya:
- Menerima bola lalu berjalan tanpa dribble
- Mengangkat kaki pivot sebelum bola dilepas
- Melangkah terlalu banyak saat masuk lay up
- Berpindah posisi sambil memegang bola tanpa dribble
Cara menghindarinya sederhana. Setelah menerima bola, tentukan kaki pivot. Kalau ingin bergerak, mulai dribble dulu sebelum kaki pivot terangkat.
Double Dribble
Double dribble terjadi saat pemain berhenti dribble, lalu melakukan dribble lagi.
Pelanggaran ini juga terjadi jika pemain menggiring bola dengan dua tangan secara bersamaan.
Contohnya:
- Dribble, berhenti, pegang bola, lalu dribble lagi
- Memantulkan bola dengan dua tangan
- Mengulang dribble setelah bola sudah dikontrol penuh
Setelah berhenti dribble, pemain hanya punya pilihan passing atau shooting. Tidak boleh dribble lagi.
Carrying atau Palming
Carrying terjadi saat tangan pemain berada terlalu bawah bola saat dribble.
Bola seperti “dibawa” atau “ditahan” terlalu lama, bukan dipantulkan secara normal.
Pelanggaran ini sering terjadi saat pemain mencoba crossover tapi kontrol tangannya terlalu lama di bawah bola.
Ciri carrying:
- Telapak tangan masuk ke bawah bola
- Bola berhenti terlalu lama di tangan
- Dribble terlihat seperti mengangkat bola
- Gerakan memberi keuntungan tidak sah untuk melewati lawan
Dribble yang benar memakai ujung jari dan bantalan tangan, bukan mengangkat bola dari bawah.
3 Seconds Violation
3 seconds violation terjadi saat pemain menyerang berada terlalu lama di area paint lawan.
Dalam aturan umum, pemain penyerang tidak boleh berdiri lebih dari tiga detik di area paint saat timnya menguasai bola di frontcourt.
Contohnya, center berdiri terlalu lama di bawah ring tanpa keluar dari area paint.
Pelanggaran ini membuat tim lawan mendapat bola.
5 Seconds Violation
5 seconds violation terjadi saat pemain terlalu lama memegang bola dalam situasi tertentu.
Contohnya:
- Terlalu lama melakukan throw-in
- Dijaga ketat dan tidak passing, shooting, atau dribble
- Gagal mengeksekusi free throw sesuai batas waktu kompetisi
Pemain harus cepat mengambil keputusan. Basket tidak memberi banyak waktu untuk ragu.
8 Seconds Violation
8 seconds violation terjadi saat tim gagal membawa bola melewati garis tengah dalam waktu delapan detik.
Aturan ini berlaku saat tim menguasai bola di backcourt.
Jika dalam delapan detik bola belum masuk frontcourt, bola diberikan kepada tim lawan.
Pelanggaran ini sering terjadi saat lawan melakukan full court press.
24 Seconds Violation
24 seconds violation terjadi saat tim gagal melakukan percobaan tembakan dalam batas waktu serangan.
Dalam basket FIBA, shot clock memberi waktu 24 detik untuk menyelesaikan serangan. Aturan resmi FIBA 2024 berlaku mulai 1 Oktober 2024 dan menjadi acuan permainan internasional.
Agar tidak terkena 24 seconds violation, tim harus melakukan shooting sebelum waktu habis.
Tembakan juga harus mengenai ring agar serangan bisa berlanjut sesuai situasi rebound.
Backcourt Violation
Backcourt violation terjadi saat tim yang sudah membawa bola ke frontcourt mengembalikan bola ke backcourt, lalu menyentuhnya lagi lebih dulu.
Contohnya:
- Point guard membawa bola melewati garis tengah
- Bola dioper mundur ke area belakang
- Teman satu tim menyentuh bola di backcourt
Itu pelanggaran backcourt.
Kunci menghindarinya adalah sadar posisi garis tengah.
Out of Bounds
Out of bounds terjadi saat bola atau pemain yang memegang bola menyentuh area luar lapangan.
Bola juga dianggap keluar jika menyentuh garis batas lapangan, karena garis termasuk luar area permainan.
Contohnya:
- Pemain menginjak garis samping saat memegang bola
- Bola memantul keluar lapangan
- Passing mengenai luar lapangan
- Pemain menyelamatkan bola tapi kakinya sudah keluar
Jika out of bounds, bola diberikan kepada tim lawan dari titik terdekat bola keluar.
Goaltending dan Basket Interference
Goaltending terjadi saat pemain menyentuh bola yang sedang turun menuju ring dan masih punya peluang masuk.
Basket interference terjadi saat pemain mengganggu bola, ring, atau jaring pada momen yang tidak diperbolehkan.
Contohnya:
- Menepis bola yang sudah turun ke arah ring
- Menyentuh bola saat masih berada di atas silinder ring
- Menggoyang ring saat bola berpeluang masuk
- Menyentuh bola dari bawah ring
Pelanggaran ini bisa membuat poin diberikan atau dibatalkan, tergantung tim yang melakukannya.
Jenis Foul dalam Bola Basket
Foul adalah pelanggaran yang biasanya terjadi karena kontak fisik ilegal atau sikap tidak sportif.
Dalam pertandingan, foul punya konsekuensi lebih serius daripada violation.
Foul bisa menghasilkan throw-in, free throw, foul count, bahkan diskualifikasi.
Personal Foul
Personal foul adalah pelanggaran kontak fisik ilegal terhadap lawan.
Ini jenis foul paling umum dalam basket.
Contohnya:
- Mendorong lawan
- Menahan lawan
- Menabrak lawan secara ilegal
- Memukul tangan saat lawan shooting
- Menghalangi gerak lawan tanpa posisi legal
Personal foul bisa terjadi saat bertahan maupun menyerang.
Jika foul terjadi saat pemain lawan sedang shooting, biasanya hukumannya free throw.
Blocking Foul
Blocking foul terjadi saat pemain bertahan menghalangi jalur lawan tanpa posisi bertahan yang sah.
Biasanya terjadi saat defender terlambat mengambil posisi.
Contohnya:
- Defender bergerak menyamping saat lawan sudah drive
- Defender belum stabil saat terjadi kontak
- Defender memotong jalur dengan posisi tubuh tidak legal
Blocking foul sering terlihat saat pemain menyerang melakukan drive ke ring.
Charging Foul
Charging adalah foul yang dilakukan pemain menyerang.
Pelanggaran ini terjadi saat pemain yang membawa bola menabrak defender yang sudah mengambil posisi bertahan legal.
Contohnya:
- Ball handler menabrak dada defender
- Pemain menyerang menurunkan bahu untuk mendorong lawan
- Pemain drive ke ring tanpa mengontrol badan
Charging biasanya membuat bola berpindah ke tim lawan.
Pushing Foul
Pushing foul terjadi saat pemain mendorong lawan untuk mendapat keuntungan posisi.
Contohnya:
- Mendorong saat rebound
- Mendorong pemain yang sedang cut
- Mendorong lawan saat bertahan
- Mendorong lawan agar keluar dari posisi
Foul ini sering terjadi di area paint, terutama saat perebutan rebound.
Holding Foul
Holding foul terjadi saat pemain menahan tubuh, tangan, jersey, atau pergerakan lawan.
Contohnya:
- Menarik jersey lawan
- Menahan pinggang lawan
- Mengunci lengan lawan
- Menghambat pemain yang sedang bergerak tanpa bola
Holding membuat pemain lawan kehilangan kebebasan bergerak. Karena itu, wasit bisa langsung meniup peluit.
Illegal Screen
Screen legal harus dilakukan dengan posisi tubuh yang stabil.
Illegal screen terjadi saat pemain yang memberi screen bergerak dan menghalangi lawan secara tidak sah.
Contohnya:
- Screener masih bergerak saat kontak terjadi
- Screener membuka kaki terlalu lebar
- Screener mendorong defender
- Screener menggeser badan untuk menabrak lawan
Screen yang benar harus diam, stabil, dan memberi ruang aman untuk lawan menghindar.
Offensive Foul
Offensive foul adalah foul yang dilakukan oleh tim yang sedang menyerang.
Charging termasuk salah satu contoh offensive foul.
Contoh lain:
- Mendorong defender saat drive
- Menggunakan tangan untuk menciptakan ruang
- Menabrak defender yang posisinya legal
- Illegal screen oleh pemain menyerang
Jika offensive foul terjadi, biasanya bola diberikan kepada tim lawan.
Foul Khusus dalam Bola Basket
Selain personal foul biasa, ada beberapa foul khusus yang hukumannya lebih berat.
Technical Foul
Technical foul adalah pelanggaran yang tidak selalu melibatkan kontak fisik.
Pelanggaran ini biasanya berkaitan dengan sikap, protes, delay game, atau tindakan tidak sportif.
Contohnya:
- Protes berlebihan kepada wasit
- Menghina lawan atau wasit
- Sengaja menunda permainan
- Berperilaku tidak sportif di bangku cadangan
- Masuk lapangan tanpa izin
Technical foul bisa diberikan kepada pemain, pelatih, atau anggota tim di bench.
Unsportsmanlike Foul
Unsportsmanlike foul adalah foul yang dinilai tidak sesuai semangat sportivitas.
FIBA 2024 juga mengatur konsekuensi game disqualification jika pemain mengumpulkan kombinasi technical foul dan unsportsmanlike foul tertentu, seperti dua unsportsmanlike foul atau satu unsportsmanlike foul dan satu technical foul.
Contohnya:
- Kontak keras tanpa usaha memainkan bola
- Menghentikan fast break secara tidak wajar
- Menarik pemain dari belakang
- Kontak berbahaya saat lawan punya peluang jelas
- Foul yang terlalu kasar untuk situasi permainan
Hukumannya biasanya free throw untuk lawan dan penguasaan bola.
Disqualifying Foul
Disqualifying foul adalah pelanggaran paling serius.
Pemain, pelatih, atau anggota tim bisa dikeluarkan dari pertandingan karena tindakan berat.
Contohnya:
- Memukul lawan
- Berkelahi
- Tindakan kasar berbahaya
- Sikap ekstrem terhadap wasit
- Perilaku yang merusak jalannya pertandingan
Pemain yang terkena disqualifying foul harus meninggalkan pertandingan.
Dalam aturan FIBA 2024, peserta yang didiskualifikasi harus segera meninggalkan pertandingan dan menuju ruang ganti atau keluar dari gedung.
Double Foul
Double foul terjadi saat dua pemain dari tim berbeda saling melakukan foul pada waktu hampir bersamaan.
Contohnya, dua pemain saling dorong saat berebut posisi rebound.
Dalam situasi ini, wasit akan melihat konteks penguasaan bola dan aturan restart yang berlaku.
Hukuman Pelanggaran dalam Bola Basket
Hukuman pelanggaran basket tergantung jenis pelanggaran, situasi permainan, dan jumlah foul tim.
Lemparan ke Dalam
Untuk violation, hukuman paling umum adalah throw-in untuk tim lawan.
Contohnya traveling, double dribble, backcourt, atau out of bounds.
Free Throw
Free throw diberikan dalam beberapa situasi.
Contohnya:
- Pemain dilanggar saat shooting
- Tim lawan sudah masuk team foul limit
- Terjadi technical foul
- Terjadi unsportsmanlike foul
- Terjadi disqualifying foul
Jumlah free throw tergantung jenis pelanggaran dan situasi tembakan.
Bola Berpindah ke Lawan
Beberapa pelanggaran membuat penguasaan bola langsung berpindah.
Contohnya offensive foul, traveling, double dribble, dan backcourt violation.
Pemain Keluar karena Foul
Dalam aturan FIBA, pemain yang melakukan 5 foul harus keluar dari pertandingan. FIBA 2024 menjelaskan bahwa pemain dengan 5 personal foul tidak boleh melanjutkan permainan.
Karena itu, pemain harus pintar menjaga kontak. Terutama pemain inti yang punya menit bermain besar.
Perbedaan Violation dan Foul
Agar tidak bingung, berikut ringkasannya:
| Aspek | Violation | Foul |
|---|---|---|
| Penyebab | Kesalahan aturan permainan | Kontak ilegal atau sikap tidak sportif |
| Contoh | Traveling, double dribble, 3 seconds | Personal foul, charging, technical foul |
| Hukuman umum | Throw-in untuk lawan | Throw-in, free throw, atau diskualifikasi |
| Masuk hitungan foul pemain | Tidak | Ya, untuk foul tertentu |
| Risiko pemain keluar | Tidak langsung | Bisa, jika foul mencapai batas |
Perbedaan ini penting untuk pemain dan pelatih.
Dengan paham jenis pelanggaran, pemain bisa bermain lebih aman dan tidak mudah merugikan tim.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Pemain Pemula
Pemain pemula sering melakukan pelanggaran bukan karena sengaja.
Biasanya karena belum terbiasa dengan aturan dan tempo permainan.
Terlalu Banyak Melangkah
Traveling sering terjadi saat pemain gugup menerima bola.
Pemain ingin cepat bergerak, tapi lupa melakukan dribble.
Biasakan masuk posisi triple threat setelah menerima bola.
Dribble Berhenti lalu Dribble Lagi
Double dribble sering muncul karena pemain bingung mencari opsi.
Setelah berhenti dribble, segera cari passing atau shooting.
Jangan mulai dribble lagi.
Bertahan dengan Tangan, Bukan Kaki
Banyak pemain bertahan terlalu sering memakai tangan.
Akibatnya, mudah terkena reaching foul, holding, atau pushing.
Defense yang baik dimulai dari posisi kaki, bukan tarikan tangan.
Screen Sambil Bergerak
Screen harus kuat dan stabil.
Kalau pemain masih bergerak saat menabrak defender, itu bisa menjadi illegal screen.
Protes Berlebihan
Pemain boleh kecewa dengan keputusan wasit.
Tapi protes berlebihan bisa berujung technical foul.
Kapten atau pelatih sebaiknya membantu menjaga emosi tim.
Cara Mengurangi Pelanggaran dalam Basket
Pelanggaran bisa dikurangi dengan teknik, kontrol tubuh, dan pemahaman aturan.
Kuasai Footwork
Footwork membantu pemain menghindari traveling, charging, dan blocking foul.
Latihan pivot, jump stop, defensive slide, dan close out sangat penting.
Jaga Posisi Badan Saat Bertahan
Jangan hanya mengejar bola.
Jaga badan tetap di depan lawan. Gunakan kaki untuk mengikuti gerak lawan.
Tangan cukup aktif mengganggu passing lane, bukan menarik atau menahan.
Pahami Situasi Foul Team
Pemain harus tahu kondisi foul tim.
Jika tim sudah masuk foul limit, kontak kecil bisa berujung free throw untuk lawan.
Di situ, defense harus lebih disiplin.
Gunakan Jersey Latihan yang Jelas
Dalam latihan game internal, warna jersey yang jelas membantu pemain membedakan rekan setim dan lawan.
Ini bisa mengurangi salah passing, tabrakan, dan kontak tidak perlu.
Untuk sekolah, klub, komunitas, dan akademi basket, Garuda Sport Apparel menyediakan custom jersey basket desain sendiri yang bisa disesuaikan dengan warna tim, logo, nama pemain, dan nomor punggung.
Jersey yang nyaman juga membantu pemain bergerak bebas saat defense, screen, rebound, dan transisi.
Kesimpulan
Jenis pelanggaran bola basket terbagi menjadi dua kelompok besar, yaitu violation dan foul.
Violation adalah kesalahan aturan tanpa kontak ilegal, seperti traveling, double dribble, carrying, 3 seconds, 5 seconds, 8 seconds, 24 seconds, backcourt, out of bounds, dan goaltending.
Foul adalah pelanggaran karena kontak fisik ilegal atau sikap tidak sportif, seperti personal foul, blocking, charging, pushing, holding, illegal screen, technical foul, unsportsmanlike foul, dan disqualifying foul.
Hukuman pelanggaran bisa berupa lemparan ke dalam, free throw, bola berpindah ke lawan, pemain keluar karena 5 foul, atau diskualifikasi untuk pelanggaran berat.
Pemain yang paham aturan akan lebih tenang, lebih disiplin, dan lebih berguna untuk tim.
FAQ
1. Apa saja jenis pelanggaran bola basket?
Jenis pelanggaran bola basket terbagi menjadi violation dan foul. Contohnya traveling, double dribble, carrying, 3 seconds, personal foul, charging, blocking, technical foul, dan unsportsmanlike foul.
2. Apa bedanya violation dan foul dalam basket?
Violation adalah kesalahan aturan tanpa kontak ilegal, seperti traveling atau double dribble. Foul adalah pelanggaran karena kontak fisik ilegal atau sikap tidak sportif.
3. Apa hukuman traveling dalam bola basket?
Hukuman traveling adalah bola diberikan kepada tim lawan melalui lemparan ke dalam dari titik terdekat pelanggaran.
4. Berapa batas foul pemain dalam basket FIBA?
Dalam aturan FIBA, pemain yang melakukan 5 foul harus keluar dari pertandingan dan tidak boleh melanjutkan permainan.
5. Apa itu technical foul dalam basket?
Technical foul adalah pelanggaran non-kontak yang biasanya berkaitan dengan sikap tidak sportif, protes berlebihan, delay game, atau perilaku buruk pemain, pelatih, maupun bench.
Jenis Pelanggaran Bola Basket yang Sering Terjadi dan Hukumannya
Badminton terlihat mudah saat ditonton. Pemain hanya perlu memukul shuttlecock melewati net. Tapi saat masuk lapangan, permainannya jauh lebih cepat... selengkapnya
Passing adalah teknik mengoper bola ke teman satu tim. Dalam bola basket, passing tidak bisa asal lempar. Arah, tenaga, timing,... selengkapnya
Bola basket punya ukuran berbeda sesuai kategori pemain. Ada bola untuk putra, putri, remaja, anak-anak, dan mini basketball. Perbedaan ukuran... selengkapnya
Senar raket badminton punya pengaruh besar pada rasa pukulan. Raket yang bagus tetap tidak maksimal kalau senarnya tidak sesuai. Shuttlecock... selengkapnya
Futsal terlihat simpel. Lapangannya kecil. Pemainnya sedikit. Bolanya juga lebih mudah dikontrol dibanding sepak bola lapangan besar. Tapi begitu masuk... selengkapnya
Baseball pass adalah teknik operan jauh dalam bola basket. Gerakannya mirip lemparan dalam olahraga baseball. Pemain memakai satu tangan untuk... selengkapnya
Dalam bola basket, setiap pemain punya posisi dan tugas yang berbeda. Ada pemain yang mengatur serangan. Ada yang fokus mencetak... selengkapnya
Peraturan bola basket dibuat agar pertandingan berjalan adil, aman, dan mudah dikontrol. Setiap pemain harus tahu aturan dasar. Bukan cuma... selengkapnya
Bola basket tidak hanya berjalan karena pemain, pelatih, dan pertandingan. Di balik kompetisi, aturan, tim nasional, wasit, dan pembinaan atlet,... selengkapnya
Jump shoot adalah teknik menembak bola sambil melompat. Teknik ini sering dipakai saat pemain ingin mencetak poin dari jarak menengah... selengkapnya
Jersey futsal Garuda Sport Apparel ini hadir dengan motif sisik geometris yang unik, tajam, dan berbeda. Perpaduan warna tosca, kuning,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSJersey futsal Garuda Sport Apparel ini hadir dengan motif chevron geometris yang tegas, rapi, dan sporty. Perpaduan warna marun dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSJersey futsal Garuda Sport Apparel ini hadir dengan motif brush diagonal yang tegas, berani, dan penuh karakter. Kombinasi warna merah… selengkapnya
*Harga Hubungi CS