- Selamat Datang di Garuda Sport Apparel
- Custom Jersey Printing
- Menerima Pemesanan Online Dari Seluruh Wilayah Indonesia
Mengenal Anchor Futsal, Pengertian, Tugas, Skill, dan Cara Bermain yang Benar
Anchor adalah salah satu posisi penting dalam futsal.
Posisi ini sering berada paling belakang di antara pemain lapangan. Tugasnya menjaga pertahanan, mengatur alur bola, dan menjadi penghubung antara kiper, flank, dan pivot.
Kalau pivot adalah ujung serangan, anchor adalah penyeimbang tim.
Anchor harus tenang. Tidak boleh panik saat ditekan lawan. Tidak boleh asal buang bola. Tidak boleh terlalu sering maju sampai meninggalkan ruang kosong di belakang.
Dalam futsal, posisi ini kadang juga dikenal sebagai fixo atau pemain bertahan utama. Beberapa panduan posisi futsal menyebut fixo sebagai salah satu posisi dasar, bersama pivot, flank, dan goalkeeper.

Apa Itu Anchor dalam Futsal?
Anchor futsal adalah pemain yang biasanya berada paling belakang di antara pemain lapangan.
Tugas utamanya adalah menjaga keseimbangan tim.
Anchor membantu pertahanan saat lawan menyerang. Anchor juga memulai serangan saat tim menguasai bola.
Jadi, anchor bukan bek pasif.
Dia harus bisa bertahan, membaca permainan, mengatur tempo, dan memberi passing yang aman.
Beberapa sumber posisi futsal menjelaskan bahwa anchor atau defender menjadi penghubung antara kiper dan serangan, sekaligus punya tugas penting dalam menjaga garis pertahanan, memotong umpan, dan memenangkan duel satu lawan satu.
Tugas Anchor dalam Futsal
Anchor punya tanggung jawab besar.
Kalau anchor salah posisi, tim bisa mudah diserang balik.
Karena itu, pemain anchor harus paham tugasnya dengan jelas.
1. Menjaga Area Belakang
Tugas utama anchor adalah menjaga area belakang.
Anchor harus siap menutup ruang di depan kiper.
Saat flank atau pivot naik menyerang, anchor harus tetap membaca situasi. Jangan ikut maju tanpa alasan.
Area yang harus dijaga anchor:
- depan gawang
- jalur tengah
- ruang belakang flank
- area second post
- jalur passing ke pivot lawan
Anchor harus punya disiplin posisi.
Tidak semua bola harus dikejar.
2. Memotong Umpan Lawan
Anchor harus pintar membaca arah passing lawan.
Dalam futsal, banyak serangan terjadi dari umpan cepat ke tengah atau ke tiang jauh.
Anchor harus bisa memotong jalur itu.
Caranya:
- lihat posisi pembawa bola
- lihat pergerakan pivot lawan
- jangan hanya fokus ke bola
- jaga jarak dengan pemain lawan
- maju saat bola mulai dilepas
Intercept yang tepat bisa langsung berubah jadi serangan balik.
3. Mengatur Build-Up Serangan
Anchor sering menjadi pemain pertama yang menerima bola dari kiper.
Setelah itu, anchor harus memilih opsi terbaik.
Bisa passing ke flank, mengembalikan bola ke kiper, atau mengirim bola ke pivot.
Anchor harus tahu kapan bermain cepat dan kapan menahan tempo.
Build-up yang bagus dimulai dari anchor yang tenang.
4. Menjadi Penghubung Tim
Anchor berada di area strategis.
Dia bisa melihat kiper, flank, pivot, dan posisi lawan.
Karena itu, anchor sering menjadi penghubung permainan.
Tugasnya:
- menerima bola dari kiper
- memberi bola ke flank
- mencari pivot
- mengubah arah serangan
- menjaga bola saat tim ditekan
Anchor harus punya passing yang rapi.
Kalau passing anchor buruk, tim mudah kehilangan bola di area berbahaya.
5. Membantu Pressing
Anchor juga ikut pressing.
Tapi pressing anchor harus terukur.
Jangan asal maju sampai meninggalkan ruang di belakang.
Anchor boleh menekan lawan jika:
- teman sudah menutup jalur passing
- lawan membelakangi gawang
- bola jauh dari kaki lawan
- lawan berada di sisi lapangan
- tim sedang pressing bersama
Kalau pressing tidak kompak, anchor lebih baik tahan posisi.
Ciri-Ciri Anchor Futsal yang Bagus
Anchor yang bagus tidak selalu paling mencolok.
Kadang dia terlihat sederhana. Tapi perannya terasa besar untuk tim.
Tenang Saat Menguasai Bola
Anchor sering menerima bola di area sendiri.
Kalau panik, risiko kehilangan bola sangat besar.
Anchor harus berani menerima bola, melihat opsi, lalu mengambil keputusan cepat.
Tidak harus selalu passing maju.
Kadang passing aman ke samping atau ke kiper lebih baik.
Kuat dalam Bertahan
Anchor harus kuat dalam duel.
Bukan berarti harus kasar.
Anchor yang bagus tahu cara menutup ruang, menjaga jarak, dan memaksa lawan bergerak ke area yang kurang berbahaya.
Kemampuan bertahan yang penting:
- marking
- intercept
- blocking
- body cover
- membaca arah bola
- menjaga tiang jauh
Punya Passing Akurat
Anchor tidak boleh asal oper.
Passing anchor harus bersih dan aman.
Jenis passing yang perlu dikuasai:
- passing pendek
- passing ke flank
- passing ke pivot
- passing balik ke kiper
- passing satu sentuhan
- passing silang jika ruang terbuka
Anchor yang passing-nya rapi membuat tim lebih mudah keluar dari tekanan.
Bisa Membaca Permainan
Anchor harus tahu situasi sebelum bola datang.
Dia perlu melihat posisi teman dan lawan.
Pemain anchor yang bagus biasanya sudah tahu mau mengoper ke mana sebelum menerima bola.
Ini membuat permainan lebih cepat.
Komunikatif
Anchor harus banyak bicara.
Dia berada di belakang dan bisa melihat pergerakan pemain lain.
Gunakan instruksi singkat seperti:
- kanan
- kiri
- balik
- tutup
- naik
- tahan
- awas pivot
- second
- ganti
Komunikasi anchor membantu tim tetap rapi.
Cara Bermain sebagai Anchor Futsal
Bermain sebagai anchor butuh kesabaran.
Jangan terlalu ingin tampil mencetak gol.
Fokus utama anchor adalah menjaga struktur tim.
1. Jaga Posisi di Tengah Belakang
Anchor biasanya berdiri di area tengah belakang.
Dari posisi ini, anchor bisa menutup jalur tengah dan membantu dua sisi lapangan.
Jangan terlalu sering melebar tanpa alasan.
Kalau anchor keluar posisi, ruang tengah bisa terbuka.
Padahal area tengah adalah area paling berbahaya.
2. Jangan Mudah Terpancing Naik
Lawan bisa memancing anchor keluar dari posisinya.
Misalnya pivot lawan turun menjemput bola. Anchor ikut terlalu jauh. Ruang belakang langsung kosong.
Jangan langsung terpancing.
Lihat dulu situasinya.
Kalau ada teman yang bisa menutup, anchor boleh maju. Kalau tidak, tahan posisi.
3. Main Simpel Saat Ditekan
Saat lawan pressing, jangan memaksakan dribbling.
Main simpel.
Pilihan aman:
- passing ke kiper
- passing ke flank terdekat
- kontrol dengan telapak kaki
- putar arah serangan
- cari pivot jika jalur terbuka
Anchor tidak harus selalu membuat umpan berisiko.
Yang penting tim tidak kehilangan bola di area sendiri.
4. Buka Badan Sebelum Menerima Bola
Buka badan artinya posisi tubuh siap melihat banyak arah.
Jangan menerima bola dengan posisi tertutup.
Kalau badan terbuka, anchor bisa melihat:
- kiper
- flank kanan
- flank kiri
- pivot
- pemain lawan yang menekan
Ini membuat keputusan lebih cepat.
5. Selalu Siap Menutup Serangan Balik
Saat tim menyerang, anchor harus tetap waspada.
Jangan ikut berdiri terlalu dekat dengan area lawan.
Jika bola hilang, anchor harus jadi pemain pertama yang menunda serangan balik.
Tugasnya bukan selalu merebut bola.
Kadang cukup menahan lawan beberapa detik sampai teman kembali bertahan.
Skill yang Harus Dimiliki Anchor Futsal
Anchor butuh skill lengkap.
Dia tidak harus paling cepat. Tapi harus paling tenang dan paling disiplin.
Passing
Passing adalah skill wajib.
Anchor harus bisa mengoper bola dengan aman dan tepat.
Latih passing ke berbagai arah:
- kanan
- kiri
- depan
- belakang
- diagonal
- satu sentuhan
Passing yang bagus membuat build-up tim lebih lancar.
Kontrol Bola
Anchor sering menerima bola saat lawan menekan.
Kontrol pertama harus bersih.
Latih kontrol dengan:
- telapak kaki
- kaki bagian dalam
- kaki kanan
- kaki kiri
- kontrol sambil membuka badan
Kalau kontrol terlalu jauh, lawan bisa langsung mencuri bola.
Intercept
Intercept adalah kemampuan memotong umpan lawan.
Anchor harus sering membaca jalur passing.
Latih dengan game kecil.
Minta lawan melakukan passing cepat. Anchor harus memotong bola tanpa asal menerjang.
Blocking
Blocking penting karena anchor sering berada di depan gawang.
Saat lawan shooting, anchor harus berani menutup arah bola.
Blocking yang aman:
- hadapkan badan ke bola
- jangan membelakangi bola
- rapatkan kaki
- tangan jangan terlalu tinggi
- siap ambil bola pantul
Shooting Jarak Menengah
Anchor juga boleh shooting.
Biasanya dari area second line.
Tapi jangan asal tembak.
Shooting anchor efektif jika:
- pivot membuka ruang
- flank menarik lawan ke sisi
- bola datang dari umpan tarik
- kiper lawan tertutup pemain
Latih shooting mendatar ke sudut.
Dalam futsal, bola rendah sering lebih sulit diantisipasi.
Pola Bermain Anchor dalam Futsal
Anchor sering muncul dalam beberapa formasi.
Posisinya bisa sedikit berubah, tergantung sistem tim.
Anchor dalam Formasi 1-2-1
Dalam formasi diamond atau 1-2-1, anchor berada paling belakang.
Strukturnya:
- 1 anchor
- 2 flank
- 1 pivot
Tugas anchor dalam formasi ini:
- menjaga area tengah belakang
- mengalirkan bola ke flank
- mencari pivot
- menutup serangan balik
- mengatur tempo dari bawah
Formasi ini cocok untuk tim yang punya pivot kuat.
Anchor dalam Formasi 3-1
Dalam formasi 3-1, anchor sering menjadi bagian dari tiga pemain belakang saat build-up.
Pivot berada di depan.
Tugas anchor:
- menjaga bola tetap aman
- memutar arah serangan
- menahan pressing lawan
- mencari celah ke pivot
- menjaga keseimbangan saat dua pemain lain naik
Formasi ini butuh anchor yang tenang menguasai bola.
Anchor dalam Formasi 2-2
Dalam formasi 2-2, anchor bisa berbagi tugas bertahan dengan satu pemain lain.
Posisinya tidak selalu tunggal.
Tapi tetap harus ada satu pemain yang lebih disiplin menjaga ruang belakang.
Jika dua pemain belakang sama-sama naik, tim mudah terkena counter attack.
Cara Latihan untuk Menjadi Anchor Futsal
Anchor harus latihan teknik dan taktik.
Tidak cukup hanya kuat bertahan.
Latihan Passing dari Belakang
Latihan ini melatih anchor membangun serangan.
Caranya:
- kiper memberi bola ke anchor
- anchor mengoper ke flank kanan
- bola kembali ke anchor
- anchor pindahkan bola ke flank kiri
- ulangi dengan tempo lebih cepat
Fokus pada akurasi dan posisi badan.
Latihan Kontrol di Bawah Tekanan
Minta satu pemain menekan anchor.
Anchor harus menerima bola, melindungi bola, lalu mengoper ke teman.
Fokus latihan:
- kontrol pertama
- buka badan
- jangan panik
- cari opsi passing
- gunakan telapak kaki
Latihan ini cocok untuk menghadapi pressing lawan.
Latihan Intercept
Buat area kecil.
Dua pemain lawan melakukan passing. Anchor berusaha memotong bola.
Fokus pada:
- membaca arah umpan
- menunggu timing
- tidak asal menerjang
- bergerak ke jalur passing
Latihan ini meningkatkan kecerdasan bertahan.
Latihan Blocking Shooting
Anchor berdiri di depan area gawang.
Pemain lawan melakukan shooting dari luar area.
Anchor harus menutup arah bola.
Latih keberanian dan posisi tubuh.
Jangan membelakangi bola.
Latihan Transisi
Latihan ini penting.
Simulasikan situasi tim kehilangan bola.
Anchor harus segera mundur, menunda lawan, lalu menutup ruang tengah.
Fokus pada:
- reaksi cepat
- posisi tubuh
- komunikasi
- tidak panik
- menunggu bantuan teman
Anchor yang bagus kuat dalam transisi.
Kesalahan Anchor Futsal yang Sering Terjadi
Banyak anchor pemula melakukan kesalahan karena ingin terlalu aktif.
Padahal posisi ini butuh disiplin.
Terlalu Sering Maju
Anchor boleh membantu serangan.
Tapi jangan lupa tugas utama.
Jika terlalu sering naik, ruang belakang kosong.
Lawan bisa langsung counter attack.
Terlalu Lama Menguasai Bola
Anchor yang terlalu lama membawa bola mudah ditekan.
Gunakan maksimal beberapa sentuhan jika lawan sudah dekat.
Main simpel lebih aman.
Passing ke Area Berbahaya
Jangan mengoper bola ke tengah jika jalurnya tertutup.
Kesalahan passing di area sendiri bisa langsung jadi peluang lawan.
Kalau tidak ada opsi, kembalikan bola ke kiper atau main ke sisi.
Tidak Komunikasi
Anchor yang diam membuat tim sulit rapi.
Padahal anchor bisa melihat banyak posisi.
Berikan instruksi singkat.
Jangan menunggu tim kacau baru bicara.
Salah Timing Saat Merebut Bola
Kalau anchor gagal merebut bola, lawan bisa langsung berhadapan dengan kiper.
Jadi, jangan asal tackle.
Tahan posisi dulu. Rebut bola saat waktunya tepat.
Tips Menjadi Anchor Futsal yang Lebih Baik
Anchor harus bermain cerdas.
Tidak perlu selalu terlihat heroik.
Tips praktis:
- jaga posisi tengah belakang
- jangan mudah terpancing maju
- kuasai passing pendek
- latih kontrol dengan telapak kaki
- biasakan buka badan
- baca pergerakan pivot lawan
- sering komunikasi
- jangan panik saat pressing
- latih intercept dan blocking
- kuatkan core dan kaki
- gunakan kaki kanan dan kiri
Anchor yang bagus membuat tim terasa aman.
Bukan hanya karena dia bisa merebut bola, tapi karena dia jarang salah posisi.
Perbedaan Anchor, Pivot, Flank, dan Kiper
Setiap posisi punya tugas yang berbeda.
| Posisi | Peran Utama |
|---|---|
| Anchor | Menjaga area belakang, membangun serangan, mengatur tempo |
| Pivot | Menjadi target serangan, menahan bola, finishing |
| Flank | Bergerak di sisi lapangan, menyerang dan bertahan |
| Kiper | Menjaga gawang, mengatur pertahanan, memulai serangan |
Anchor dan pivot punya peran yang sangat berbeda.
Pivot bermain lebih dekat ke gawang lawan.
Anchor bermain lebih dekat ke area sendiri.
Flank menjadi penghubung sisi kanan dan kiri.
Kiper memberi dukungan dari belakang.
Perlengkapan yang Cocok untuk Anchor Futsal
Anchor banyak bergerak menyamping, mundur, maju, lalu memutar arah permainan.
Jadi perlengkapannya harus mendukung stabilitas.
Yang perlu diperhatikan:
- sepatu futsal dengan grip kuat untuk side step dan perubahan arah
- kaos kaki yang tidak mudah turun saat bertahan
- pelindung tulang kering karena anchor sering duel dan blocking
- celana yang fleksibel untuk mundur dan berputar
- jersey futsal dengan ukuran pas agar tidak mengganggu kontrol bola
- nomor punggung yang jelas agar mudah dikenali saat build-up
Untuk anchor, jersey yang terlalu longgar bisa terasa mengganggu saat menerima bola di bawah tekanan.
Sebaliknya, jersey yang terlalu ketat bisa membatasi gerak bahu dan badan saat berputar.
Pilih ukuran yang pas. Anchor butuh gerak bebas, tapi tetap rapi saat duel dan rotasi posisi.
Apakah Anchor Harus Bisa Menyerang?
Ya, tapi tetap sesuai situasi.
Anchor tidak harus selalu mencetak gol.
Namun, anchor harus bisa membantu serangan.
Bentuk kontribusi anchor saat menyerang:
- mengalirkan bola ke flank
- memberi passing ke pivot
- shooting dari second line
- mengubah arah serangan
- menjaga bola saat tim ditekan
- menutup ruang jika bola hilang
Anchor yang bisa menyerang membuat tim lebih fleksibel.
Tapi jangan sampai lupa menjaga keseimbangan.
Kesimpulan
Anchor futsal adalah pemain yang menjaga keseimbangan tim.
Tugasnya bertahan, membaca permainan, mengatur build-up, memotong umpan, dan membantu serangan dari belakang.
Anchor harus tenang, disiplin, komunikatif, dan punya passing yang rapi.
Skill penting untuk anchor meliputi kontrol bola, passing, intercept, blocking, positioning, dan kemampuan membaca permainan.
Kalau ingin menjadi anchor yang bagus, jangan hanya fokus merebut bola.
Belajar menjaga posisi. Belajar mengambil keputusan cepat. Belajar mengatur tempo.
Anchor yang bagus membuat tim lebih aman, lebih rapi, dan lebih percaya diri saat bermain.
FAQ
1. Apa itu anchor dalam futsal?
Anchor dalam futsal adalah pemain yang biasanya berada paling belakang di antara pemain lapangan. Tugasnya menjaga pertahanan, mengatur build-up, dan menjadi penghubung antara kiper, flank, dan pivot.
2. Apa tugas utama anchor futsal?
Tugas utama anchor futsal adalah menjaga area belakang, memotong umpan lawan, mengatur tempo permainan, memberi passing dari bawah, dan menutup serangan balik.
3. Skill apa yang harus dimiliki anchor futsal?
Anchor futsal perlu menguasai passing, kontrol bola, intercept, blocking, positioning, komunikasi, dan kemampuan membaca permainan.
4. Apa bedanya anchor dan pivot dalam futsal?
Anchor bermain lebih dekat ke area sendiri dan fokus menjaga keseimbangan tim. Pivot bermain lebih dekat ke gawang lawan dan fokus menahan bola serta mencetak gol.
5. Apakah anchor futsal boleh ikut menyerang?
Boleh. Anchor bisa membantu serangan dengan passing, mengubah arah permainan, atau shooting dari second line. Namun, anchor tetap harus menjaga keseimbangan agar tim tidak mudah terkena serangan balik.
Mengenal Anchor Futsal, Pengertian, Tugas, Skill, dan Cara Bermain yang Benar
Hook shot adalah salah satu teknik tembakan khas dalam bola basket. Gerakannya terlihat sederhana, tapi butuh timing, footwork, kontrol tubuh,... selengkapnya
Senar raket badminton punya pengaruh besar pada rasa pukulan. Raket yang bagus tetap tidak maksimal kalau senarnya tidak sesuai. Shuttlecock... selengkapnya
Bola basket punya ukuran berbeda sesuai kategori pemain. Ada bola untuk putra, putri, remaja, anak-anak, dan mini basketball. Perbedaan ukuran... selengkapnya
Netting adalah salah satu teknik halus dalam badminton. Pukulan ini terlihat pelan, tapi efeknya bisa sangat berbahaya. Jika dilakukan dengan... selengkapnya
Pivot adalah salah satu teknik dasar penting dalam bola basket. Gerakannya terlihat sederhana. Pemain hanya memutar badan dengan satu kaki... selengkapnya
Dalam bola basket, setiap pemain punya posisi dan tugas yang berbeda. Ada pemain yang mengatur serangan. Ada yang fokus mencetak... selengkapnya
Passing adalah teknik mengoper bola ke teman satu tim. Dalam bola basket, passing tidak bisa asal lempar. Arah, tenaga, timing,... selengkapnya
Slam dunk adalah salah satu aksi paling menarik dalam bola basket. Gerakannya cepat, kuat, dan sering bikin suasana pertandingan langsung... selengkapnya
Dalam bola basket, pelanggaran bisa terjadi karena kontak fisik, kesalahan gerak, kesalahan waktu, atau sikap tidak sportif. Banyak pemain pemula... selengkapnya
Jump shoot adalah teknik menembak bola sambil melompat. Teknik ini sering dipakai saat pemain ingin mencetak poin dari jarak menengah... selengkapnya
Jersey futsal Garuda Sport Apparel ini hadir dengan motif sisik geometris yang unik, tajam, dan berbeda. Perpaduan warna tosca, kuning,… selengkapnya
*Harga Hubungi CSJersey futsal Garuda Sport Apparel ini hadir dengan motif chevron geometris yang tegas, rapi, dan sporty. Perpaduan warna marun dan… selengkapnya
*Harga Hubungi CSJersey futsal Garuda Sport Apparel ini hadir dengan motif brush diagonal yang tegas, berani, dan penuh karakter. Kombinasi warna merah… selengkapnya
*Harga Hubungi CS